Membanggakan! Pemuda Asal Kebumen Tangani Helm MotoGP 2018

Pria di Balik Kemenangan Andrea Dovizioso di MotoGP 2018 Qatar

302

Siapa yang gak tahu Andrea Dovizioso? Pembalap MotoGP asal Italia yang beberapa tahun terakhir ini sedang naik daun. Tentunya hampir semua pecinta otomotif tahu ya, pembalap satu-satunya yang berhasil menaklukan DUCATI di MotoGP. Finish di posisi pertama di awal musim 2018 tentunya menjadi awal yang baik untuk mendongkrak performance di race selanjutnya. Tentunya berkat team yang baik pula. Siapa sangka di balik layar perhelatan MotoGP ini ada pria asal Kebumen, Indonesia. Ialah Mugiyono salah satu anggota tim dari KYT Indonesia.

Helm yang Digunakan

Helm yang digunakan Dovizioso merk SUOMY tipe SR SPORT. Kita tahu bahwa merk Suomy telah diakuisisi oleh KYT Indonesia 4 tahun lalu. Hebat bukan? Helm bertaraf Internasional yang digunakan pada ajang bergengsi, buatan Indonesia.

Nathania Mugiyono nama lengkap pria yang akrab dipanggil Mugiyono pun menuliskan beberapa statusnya melalui media sosial.

“Saya berasal dari KEBUMEN merasa sangat bersyukur, bisa bertemu pebalap Moto GP. Kebumen punya Cerita”

Mugiyono

“Kenapa saya tidak sebut dari Indonesia? Malah Kebumen yang saya sebut. Karena saya ingin Kebumen jadi kota terkenal dan namanya banyak orang tahu. Saya iri sama kota-kota lain yang sudah terkenal”, ujar Mugiyono saat wawancara dengan jurnalis Pak Oto 22 Maret 2018 lalu.

Mugiyono pria kelahiran Kebumen 24 Juni 1983, merupakan salah satu karyawan PT. Tara Kusuma Indah (perusahaan helm KYT). Saya perwakilan dari KYT Indonesia untuk diperbantukan menangani helm pebalap di Moto3, Moto2, dan MotoGP bersama Mr. Kreso dari KYT Eropa ujar Mugiyono.

Awal Karir Mugiyono

Karir Mugiyono dimulai pada tahun 2010 lalu, di bawah asuhan Bpk. Henry Tedja Kusuma. Awalnya hanya menangani helm-helm untuk balap lokal daerah-daerah di Indonesia,  Asia hingga Internasional — MotoGP.

Desain yang dibuat disesuaikan dengan permintaan racer (pembalapnya). Helm yang dijual di pasaran dengan helm yang didesain khusus untuk race (balap) pastinya berbeda. Bahan fiber biasa digunakan untuk helm-helm race.

Patut kita banggakan dan layak menjadi teladan untuk para pemuda Kebumen dan warga Indonesia. Ini sekaligus membuktikan bahwa Sumber Daya Manusia Indonesia pun layak diperhitungkan di dunia Internasional. Terima kasih Mas Mugiyono, atas karya dan kerja kerasnya selama ini.

Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More